makanan pendamping ASI (MPASI)
bagi yang punya bayi yang mulai masuk usia MPASI (6 bulan) nggak perlu pusing-pusing harus mulai seperti apa,, semakin banyak informasi malah semakin bagus dan nggak perlu dibikin bingung.
kalo madzab (halah apa sih bahasanya) tentang MPASI ada buanyak banget, tapi saya pilih yang dari WHO aja sesuai standar dunia,, kebetulan dapet file PDF dari mbah google..
jadi intinya: menyiapkan makanan MPASI nggak perlu repot,, seperti makanan sehari-hari kita aja, bedanya mungkin harus dihaluskan (diblender/disaring)... tapi yang paling utama bukan hanya memperkenalkan si bocah tentang makanan padat, juga harus memperhatikan keseimbangan gizinya (padahal masakin buat bapaknya si bocah sih nggak perlu liat gizinya seimbang ato berlebih di kolesterol ^^)
selain itu, aku juga beli bukunya dokter tiwi setelah keliling di toko buku dan manteb sama bukunya beliau..
menurut WHO,, anak yang mulai MPASI harus diberikan gizi yang cukup karena asupan ASI hanya memenuhi sedikit kebutuhan nutrisi bagi tubuhnya, jadi kemaren si bocah memulai dengan bubur nasi lengkap ama sayur dan lauknya,, jadi udah nggak ikut yang sehari satu macam makanan..
bahan yang tiap hari harus ada didalam makanannya adalah:
- karbohidrat: beras putih, beras merah, oatmeal (yang belum pernah dicoba: roti, singkong, beras hitam, dll) *ukuran 3 sdm untuk sekali makan*
- sayuran hijau: bayam, sawi, buncis *ukuran 1 sdm untuk sekali makan*
- sayuran orange: wortel *ukuran 1 sdm untuk sekali makan*
- kacang-kacangan: kacang merah, edamame, kacang kedelai *ukuran 1 sdm untuk sekali makan*
- lauk: udah coba mulai dari ikan bawal, ikan lele, kuning telur, ayam tanpa kulit, tempe, tahu (yang ini si bocah agak nggak suka), ikan salmon, ikan tenggiri (waahhh,, ternyata sering pake ikan-ikanan yaa :p) sengaja sih pengen membiasakan anak makan ikan *ukuran 1 sdm untuk sekali makan*
- snack: bisa pilih macem-macem buah yang mensupport tambahan energi seperti pisang, alpukat, roti, homemade cookies, dll,,
sendok makannya sih masih berpatok sama sendok ini:
jadi,, gini cara masaknya:
1. cuci beras (atau sumber karbo lain) sampe bersih dan tambahin 500ml air yang bisa diganti kaldu ayam, daging, dll (butuh agak banyak air agar beras jadi bubur, kalo pake oatmeal maka airnya nggak terlalu butuh banyak
2. masak beras dengan api sedang sampe air menyusut setengahnya dan tambahkan kacang-kacangan dan bahan yang agak keras seperti brokoli, wortel, dll
3. setelah air berkurang 3/4 dari jumlah awal, tambahkan bahan yang masih tersisa, masak sampe setengah kering (jangan terlalu lembek karena struktur yang ingin didapat adalah bubur pekat, bukan cair)
4. diamkan sampai agak dingin, lalu blender atau saring
ini contoh bahan buburnya si bocah yang kebetulan pake oatmeal karena emaknya lagi males masak lama :D dan bahan yang harus ada yaitu ati dan kacang-kacangan,,, well,,, sepertinya sih smua bahan itu emang harus ada tiap kali makan
tips-tips MPASI dari emak baru nih:
- bahan beras bisa direndam semalam sebelumnya agar lebih lunak, tapi nggak direndam pun nggak masalah
- bahan daging merah seperti ayam, burung, daging sapi, daging kambing, dll, bisa direbus dulu sampai matang dan lunak, ambil kulitnya, lalu pisahkan per sekali makan dalam plastik kecil (seperti foto di atas) lalu disimpan di freezer, jadi tinggal ambil 1 bungkus biar nggak merusak suhu yang lainnya
- kuah rebusan daging bisa disimpan untuk kaldu,, sebelum merebus bisa ditambah "perasa" seperti bawang merah utuh, bawang putih utuh, potongan bawang bombay, jahe, lengkuas, dll
- bahan ikan-ikanan bisa dikukus dulu selama 15 menit (dengan tambahan setengah ruas jahe agar nggak terlalu amis) lalu pisahkan kulitnya, dan bagi dalam plastik kecil utnuk sekali makan dan disimpan di freezer
- bahan sayuran bisa dikukus dulu sebelum dimasukkan ke bubur beras (kukus selama 10-15 menit), lalu tambahkan ke bubur beras sesaat sebelum diangkat
- aku lebih suka mengukus sayur atau ikan daripada memasak bersama beras untuk menjaga kandungan gizinya,, tapi nggak pake dikukus dan langsung dimasakpun nggak masalah yang penting sayuran dan lauk matang
- untuk buah apel atau pir,, aku lebih suka disajikan seperti itu tanpa dikukus/direbus dulu, tinggal dikuliti, trus diblender deh
yaaah, so far si bocah Alhamdulillah suka makan apa aja,,, kecuali tahu! yak ini mau nyamain emaknya yang nggak terlalu suka tahu -_-
smua makanan dia mangap, dan ketika dia udah tutup mulut atau udah mau muntah,, itu artinya udah kenyaangg... kita sebagai ortu harus pinter-pinter baca bahasa tubuh anak sih,, dan harus ngerti takaran makan untuk anak..
biasanya si bocah mulai melet-melet atau ngunyah-ngunyah buat nunjukin dia pengen mamam :p *good boy*
tapi pernah juga tiba-tiba dia tutup mulut rapet ketika makanan mulai disuapin, solusinya kita harus ikutan makan didepannya deh, ato kasi mainan, dan yang terakhir biasanya diajak jalan (tapi ini nggak direkomendasikan!)
so,,, selamat memasak mama! berbanggalah karena bisa memasak untuk anak dan keluarga!
kalo madzab (halah apa sih bahasanya) tentang MPASI ada buanyak banget, tapi saya pilih yang dari WHO aja sesuai standar dunia,, kebetulan dapet file PDF dari mbah google..
jadi intinya: menyiapkan makanan MPASI nggak perlu repot,, seperti makanan sehari-hari kita aja, bedanya mungkin harus dihaluskan (diblender/disaring)... tapi yang paling utama bukan hanya memperkenalkan si bocah tentang makanan padat, juga harus memperhatikan keseimbangan gizinya (padahal masakin buat bapaknya si bocah sih nggak perlu liat gizinya seimbang ato berlebih di kolesterol ^^)
selain itu, aku juga beli bukunya dokter tiwi setelah keliling di toko buku dan manteb sama bukunya beliau..
menurut WHO,, anak yang mulai MPASI harus diberikan gizi yang cukup karena asupan ASI hanya memenuhi sedikit kebutuhan nutrisi bagi tubuhnya, jadi kemaren si bocah memulai dengan bubur nasi lengkap ama sayur dan lauknya,, jadi udah nggak ikut yang sehari satu macam makanan..
bahan yang tiap hari harus ada didalam makanannya adalah:
- karbohidrat: beras putih, beras merah, oatmeal (yang belum pernah dicoba: roti, singkong, beras hitam, dll) *ukuran 3 sdm untuk sekali makan*
- sayuran hijau: bayam, sawi, buncis *ukuran 1 sdm untuk sekali makan*
- sayuran orange: wortel *ukuran 1 sdm untuk sekali makan*
- kacang-kacangan: kacang merah, edamame, kacang kedelai *ukuran 1 sdm untuk sekali makan*
- lauk: udah coba mulai dari ikan bawal, ikan lele, kuning telur, ayam tanpa kulit, tempe, tahu (yang ini si bocah agak nggak suka), ikan salmon, ikan tenggiri (waahhh,, ternyata sering pake ikan-ikanan yaa :p) sengaja sih pengen membiasakan anak makan ikan *ukuran 1 sdm untuk sekali makan*
- snack: bisa pilih macem-macem buah yang mensupport tambahan energi seperti pisang, alpukat, roti, homemade cookies, dll,,
sendok makannya sih masih berpatok sama sendok ini:
jadi,, gini cara masaknya:
1. cuci beras (atau sumber karbo lain) sampe bersih dan tambahin 500ml air yang bisa diganti kaldu ayam, daging, dll (butuh agak banyak air agar beras jadi bubur, kalo pake oatmeal maka airnya nggak terlalu butuh banyak
2. masak beras dengan api sedang sampe air menyusut setengahnya dan tambahkan kacang-kacangan dan bahan yang agak keras seperti brokoli, wortel, dll
3. setelah air berkurang 3/4 dari jumlah awal, tambahkan bahan yang masih tersisa, masak sampe setengah kering (jangan terlalu lembek karena struktur yang ingin didapat adalah bubur pekat, bukan cair)
4. diamkan sampai agak dingin, lalu blender atau saring
ini contoh bahan buburnya si bocah yang kebetulan pake oatmeal karena emaknya lagi males masak lama :D dan bahan yang harus ada yaitu ati dan kacang-kacangan,,, well,,, sepertinya sih smua bahan itu emang harus ada tiap kali makan
![]() |
| oat, edammame, kentang, buncis, wortel, daging ayam tanpa kulit, ati ayam |
- bahan beras bisa direndam semalam sebelumnya agar lebih lunak, tapi nggak direndam pun nggak masalah
- bahan daging merah seperti ayam, burung, daging sapi, daging kambing, dll, bisa direbus dulu sampai matang dan lunak, ambil kulitnya, lalu pisahkan per sekali makan dalam plastik kecil (seperti foto di atas) lalu disimpan di freezer, jadi tinggal ambil 1 bungkus biar nggak merusak suhu yang lainnya
- kuah rebusan daging bisa disimpan untuk kaldu,, sebelum merebus bisa ditambah "perasa" seperti bawang merah utuh, bawang putih utuh, potongan bawang bombay, jahe, lengkuas, dll
- bahan ikan-ikanan bisa dikukus dulu selama 15 menit (dengan tambahan setengah ruas jahe agar nggak terlalu amis) lalu pisahkan kulitnya, dan bagi dalam plastik kecil utnuk sekali makan dan disimpan di freezer
- bahan sayuran bisa dikukus dulu sebelum dimasukkan ke bubur beras (kukus selama 10-15 menit), lalu tambahkan ke bubur beras sesaat sebelum diangkat
- aku lebih suka mengukus sayur atau ikan daripada memasak bersama beras untuk menjaga kandungan gizinya,, tapi nggak pake dikukus dan langsung dimasakpun nggak masalah yang penting sayuran dan lauk matang
- untuk buah apel atau pir,, aku lebih suka disajikan seperti itu tanpa dikukus/direbus dulu, tinggal dikuliti, trus diblender deh
yaaah, so far si bocah Alhamdulillah suka makan apa aja,,, kecuali tahu! yak ini mau nyamain emaknya yang nggak terlalu suka tahu -_-
smua makanan dia mangap, dan ketika dia udah tutup mulut atau udah mau muntah,, itu artinya udah kenyaangg... kita sebagai ortu harus pinter-pinter baca bahasa tubuh anak sih,, dan harus ngerti takaran makan untuk anak..
biasanya si bocah mulai melet-melet atau ngunyah-ngunyah buat nunjukin dia pengen mamam :p *good boy*
tapi pernah juga tiba-tiba dia tutup mulut rapet ketika makanan mulai disuapin, solusinya kita harus ikutan makan didepannya deh, ato kasi mainan, dan yang terakhir biasanya diajak jalan (tapi ini nggak direkomendasikan!)
so,,, selamat memasak mama! berbanggalah karena bisa memasak untuk anak dan keluarga!
![]() |
| wow, panjang juga postingan ini, dan ini bubur siap santap ^^ |






Comments
Post a Comment
keep your mind here...