Brownies Panggang dan Menulis
09 Desember 2020
Assalamu'alaikum...
Udah berapa tahun blog ini nggak diisi pemiliknya, dimana hasrat menulis itu hilang begitu aja. Sebenarnya udah lama saya pengen nulis lagi, tapi jujur nggak ada waktu, kadang terkendala ide. Nah, ini mumpung hari libur nasional karena adanya pilkada, mamak ini mencoba nulis lagi... Biasalah,, menuangkan kalimat-kalimat yang hanya muncul di pikiran (karena saya aslinya orang pendiam π)
Sebelum pandemi covid-19, saya mencoba membuat akun di instagram untuk jualan. Ini juga untuk menyalurkan hobi masak. Nah, salah satu menu adalah brownies panggang. Awalnya nggak pede jualan kue begini, tapi pak suami tetiba bilang: "coba dijual aja". Langsung tergugah... Entah itu omongan sambil lalu ato serius nyemangati istrinya πsilakan follow instagram @pawon.putih yaa
Sebelum cerita lanjut tentang brownies, saya pengen sedikit cerita tentang nulis. Saya bukan ahli menulis atau orang yang bisa menulis suatu cerita. Kalau ada yang minta nulis, jangan harap ya, karena keahlian nulis saya nggak bisa dipaksa alias dateng gitu aja,, wkwkwkwk...
Seperti yang tadi saya bilang, saya aslinya pendiam. Kalo misal ada di suatu perkumpulan, I met strangers, usually I just observe... Saya orangnya nggak mudah memulai obrolan dengan orang yang baru kenal, atau bahkan saya jadi pasif untuk memulai perkenalan π
Tapi di kepala mamak ini kadang ada begitu banyak kalimat yang tersusun, tapi jarang terucapkan πjadii, yah ditulis aja lah yaa...
Nah, lanjut ke obrolan brownies. Saya dapat resepnya di salah satu aku yang saya ikuti di IG. Untuk membuat brownies ala @pawon.putih,, saya kadang belajar di beberapa tempat. Jadi ketika dapat resep, lalu dicoba, dan ketika menemui kegagalan, kadang saya nyari-nyari info lagi di youtube (youtube kadang memberikan info lebih lengkap). Beberapa tips saya dapat di beberapa akun youtube, jadi ini saya rangkum berdasarkan pengalaman belajar saya yaa,, tentunya saya sangat berterima kasih kepada pemilik resep, dan beberapa orang yang membagi tips di youtube.
![]() |
| Instagram: @santi_nurma |
Brownies Panggang
Bahan Adonan Coklat:
150 gr coklat blok (saya pakai merk colatta)
50 gr butter (saya pakai mentega merk blue band)
40 ml minyak sayur (saya memakai 40 gr minyak)
Bahan Adonan Telur:
2 buah telur (dengan total berat kurang lebih 120 gr)
150 gr gula halus (gula pasir biasa diblender hingga halus)
Bahan Adonan Tepung:
100 gr tepung terigu protein sedang (saya pakai merk segitiga biru)
36 gr coklat bubuk (saya pakai merk bensdorp atau van houten)
Topping: Almond, chocochip, keju, sesuai selera
Cara:
Adonan coklat: potong-potong coklat blok, letakkan di mangkuk tahan panas, lalu tim sampai coklat meleleh sepenuhnya yaa. Setelah meleleh dan tidak bergerindil, masukkan mentega, aduk sampai meleleh tercampur dengan coklat, lalu masukkan minyak, aduk-aduk kembali, lalu matikan api.
Adonan telur: aduk telur dan gula pasir halus menggunakan mixer selama 1 menit. Sambil menunggu adonan coklat agak dingin, siapkan loyang ukuran 10 X 22 cm, lalu alasi kertas roti.
Aduk pelan adonan telur menggunakan spatula sampai gula tidak mengendap, masukkan adonan coklat, aduk rata sampai adonan menjadi kental.
Masukkan adonan tepung dengan diayak yaa, agar tidak bergerindil. Lalu aduk lipat adonan dengan spatula. Teknik aduk lipat digunakan untuk mencampur adonan yang ringan seperti tepung dengan adonan berat, agar udara tidak keluar banyak, biasanya digunakan untuk adonan yang tidak menggunakan bahan pengembang. Caranya: letakkan spatula di sisi samping mangkok, lalu sendokkan adonan ke arah tengah seperti melipat kain. Lakukan sampai adonan tercampur rata.
Masukkan ke dalam loyang, hentak-hentakkan loyang, lalu beri topping sesuai selera.
Siapkan oven dengan suhu 200°C api atas bawah (saya memakai oven tangkring dengan suhu yang sama). Masukkan loyang, panggang selama 20 menit sampai muncul shiny-crust.
Setelah 20 menit, turunkan suhu ke 175°C, lalu panggang selama 20 menit lagi.
Dinginkan adonan, lalu balik dan ambil kertas roti yang menempel, brownies panggang siap disajikan atau dikemas dalam kardus.
Tips-tips:
- Pilih telur segar yaa, bila dipegang pasti kerasa berat ataupun kopong. Ukuran di resep ini untuk 2 butir telur totalnya 120 kurang lebih dikit boleh lah (kalo terlalu berat, browniesnya jadi terlalu mengembang).
- Mengetim coklat blok harus sampai meleleh sepenuhnya, karena kalau masih ada yg belum meleleh, hasil brownies akan bergerindil coklat.
- Gula halus menggunakan gula pasir yang diblender, karena bila memakai gula halus kemasan, nanti bisa nggak keluar shiny-crustnya.
- Sebelum memasukkan adonan coklat leleh, pastikan adonan telur sudah tercampur rata dengan gula, biasanya gula akan mengendap di bawah, nah sebelum memasukkan adonan coklat, aduk kembali adonan telur dengan spatula, mengaduknya pelan saja asal tercampur rata.
- Untuk memasukkan adonan tepung, jangan lupa sambil diayak, karena biasanya coklat bubuk ada yang menggumpal, jadi akan membuat hasil brownies juga menggumpal.
- Bila menggunakan oven tangkring seperti saya, jangan lupa diberi tambahan termometer dan selalu cek suhunya, karena kadang oven tangkring suhunya tidak stabil.
Jangan lupa follow akun instagram saya yaa, banyak resep ala mamak amatir ππ di @santi_nurma
dan subscribe juga youtube mamak @santi_nurma kalo lagi nggak males, mamak ini suka bikin video amatir masak memasak gitu, dijamin gampang lah π, dan jangan lupa juga follow @pawon.putih jualanannya mamak ini, siapa tau langganan π







Comments
Post a Comment
keep your mind here...